Saatnya Tinggal Landas atau Tertinggal Di Landasan
Tahun 2012 merupakan tahun pergantian Rektor Universitas Jambi setelah Rektor Sebelumnya menjabat selama 2 Periode sejak tahun 2002. Sangat banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang diemban sang Rektor Baru. Sudah bukan rahasia umum penerapan Good Governance University (G2U) di Universitas Jambi belum optimal dan masih butuh peningkatan kualitas disana-sini. Prasarana fisik yang digembar-gemborkan diperiode sebelumnya pun belum memperlihatkan titik terang dalam realisasi kongkretnya, belum lagi permasalahan administrasi kampus yang semeraut yang belum jelas arah perubahannya. Ini merupakan tantangan bagi rektor baru selaku ‘pilot’ yang membawa armada yang bernama UNJA kearah yang lebih baik. Akan kah sang pilot baru mampu membawa UNJA tinggal landas dan terbang menuju arah kemajuan ataukah malah tetap di landasan dan tertinggal.???
Disamping itu perbincangan mengenai posisi pembantu rektor (PR) yang membantu tugas-tugas Rektor pun saat ini hangat diperbincangkan, antara isu pergantian tokoh atau mempertahankan tokoh yang ada dengan catatan kinerja Pembantu Rektor harus ditingkatkan. seorang pembantu rektor selain memenuhi kualifikasi tertentu sesuai dengan aturan juga harus mampu memainkan peran penting bagi arah perubahan kampus. Disamping itu, posisi-posisi strategis Universitas pun saat ini mulai diperbincangkan, seperti posisi Bagian Kemahasiswaan, Bagian Keuangan, dan Bagian-bagian strategis lainnya. Apakah seluruh bidang akan mengalami perubahan??? Jikapun ada perubahan diharapkan agar seluruh posisi tersebut ditempati oleh Tokoh yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan kemampuannya, bukan karena posisi tersebut semata-mata diperuntukkan bagi tim sukses rektor, atau praktek ego kedaerahan yang diterapkan, atau karena Konspirasi politik dalam ranah akademis. Alamat kita akan tertinggal dilandasan…!!!!
Jika pun terjadi pergantian unsur pimpinan universitas diharapkan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan seperti pembantu rektor bidang akademik (PR I) itu merupakan dosen yang memang telah teruji sukses di bidang akademik dan mampu menghasilkan terobosan-terobosan akademik bagi kemajuan institusi. Pembantu rektor bidang administrasi umum (PR II) merupakan dosen yang mampu mengelola pegawai secara bijak, Juga yang dapat dipercaya mengelola keuangan dan mengolokasikannya untuk kebutuhan perbaikan mutu Universitas, dan yang terpenting adalah yang luwes dan berorientasi pada kemajuan kampus daripada kaku administrasi dan tidak jelas. Pembantu rektor (PR III) bidang kemahasiswaan juga begitu, harus mampu membuat terobosan berarti untuk memecahkan masalah di mahasiswa baik dari segi peningkatan prestasi mahasiswa maupun membina keaktifan organisasi mahasiswa (Ormawa), pembantu rektor bidang Humas dan kerjasama (PR IV) juga harus mampu membuat terobosan yang canggih, menjaring networking yang terintegrasi dengan baik dengan Universitas Jambi.
Mahasiswa yang dalam hal ini adalah bagian terbesar dari civitas akademika barang kali tidak sedikit yang tidak tahu tentang pergantian Rektor ini lalu dimana letak transparan dan Keterbukaan yang tertuang dalam Good Governance University (G2U) yang dalam arti luas tentu bukan saja transparan dalam hal penggunaan anggaran akan tetapi juga transparan dalam hal kebijakan apalagi kalau sudah menyangkut dengan kebutuhan mahasiswa secara lansung, Oke lah alasannya bahwa mahasiswa tidak terlibat dalam hal pengambilan kebijakan yang sebenarnya itu bisa saja dilaksanakan, akan tetapi paling tidak komunikasi dan publikasi itu juga harus penting, sehingga jangan sampai kita tidak tahu pemimpin di keluarga kita sendiri. “Jangan Ada Dusta Diantara Kita Pak”
Yoppy Wira A.S.
Presiden Mahasiswa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar